Sergai I Liputanresolusi.com
Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan produktivitas petani mitra, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar melaksanakan kegiatan Best Management Practices (BMP) di Desa Dolok Sagala.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 petani yang tergabung dalam GAPOKAN Damai Abadi yang dipimpin Aji Santoso. Turut hadir dalam kegiatan tersebut penyuluh pertanian desa, Fauzi, yang memberikan dukungan teknis kepada para peserta.
Melalui program BMP ini, para petani dibekali pengetahuan praktis terkait budidaya kelapa sawit yang baik dan benar. Materi yang disampaikan meliputi teknik pembibitan, replanting, pemupukan secara tepat (dosis, waktu, metode, dan jenis pupuk), serta pengendalian hama seperti ulat api dan oryctes yang kerap menjadi kendala di lapangan.
Pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, pada Rabu (15/4/2026) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kemajuan petani di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, BMP tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelatihan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan jangka panjang agar petani mampu meningkatkan hasil panen dan kualitas produksi.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, petani dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh sehingga berdampak langsung pada peningkatan produktivitas. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 7 April lalu,” ujarnya.
Selain memberikan pelatihan, perusahaan juga turut mendukung kebutuhan petani melalui bantuan sarana dan prasarana, seperti perbaikan jalan usaha tani serta penyediaan alat kerja berupa pisau egrek, kereta sorong, dan galah fiber.
Ke depan, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar berkomitmen untuk terus menjalankan program BMP secara rutin sebagai bagian dari penguatan kemitraan dengan petani.
(Red)