Liputanresolusi.com
Tumbupur, Pegunungan Kuyawage – Papua
Satgas Yonif 408/Sabhana Bala (SBH) terus memperluas kiprah sosialnya dengan menghadirkan program kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Selain berinteraksi dan membantu warga dalam berbagai kegiatan harian, prajurit TNI kini resmi mendirikan Rumah Pintar Tumbupur, sebuah bangunan sederhana yang menjadi pusat belajar baru bagi anak-anak di pedalaman Pegunungan Kuyawage, Papua.
Pendirian rumah pintar ini menjadi jawaban atas kondisi pendidikan anak-anak Tumbupur yang sempat terputus akibat keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh menuju sekolah formal. Dengan semangat menghidupkan kembali dunia pendidikan di wilayah terpencil, Satgas berinisiatif menyalakan kembali lentera ilmu bagi generasi muda di kawasan pegunungan tersebut.
Dibangun Dari Material Sederhana dan Gotong Royong
Rumah Pintar Tumbupur dibangun menggunakan material sederhana yang tersedia di wilayah setempat. Proses pembangunan dilakukan melalui kolaborasi erat antara prajurit TNI dan warga, yang bersama-sama memikul bahan bangunan, menyiapkan lokasi, hingga mendirikan dinding dan atap secara gotong royong.
Bangunan ini kini menjadi ruang aman bagi anak-anak Tumbupur untuk berkumpul, belajar, dan menikmati pengalaman pendidikan yang sebelumnya sulit mereka dapatkan secara teratur.
Prajurit Jadi Guru Sukarela
Tidak berhenti pada pembangunan fisik, prajurit Satgas Yonif 408/SBH juga terjun langsung sebagai guru sukarela. Mereka mengajarkan berbagai materi dasar, seperti:
membaca dan menulis,
berhitung,
serta pemahaman dasar tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.
Kehadiran para prajurit sebagai tenaga pengajar memberi nuansa baru bagi anak-anak yang selama ini haus akan pengetahuan. Antusiasme terlihat dari tingginya kehadiran anak-anak setiap jadwal belajar tiba.
Seragam, Alat Tulis, dan Kelengkapan Belajar
Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan yang layak, Satgas juga membagikan seragam sekolah, buku tulis, pensil, dan perlengkapan belajar lainnya. Bantuan ini menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak agar semakin semangat mengikuti proses belajar mengajar di Rumah Pintar.
Makanan Bergizi dan Edukasi Hidup Sehat
Sebelum kegiatan belajar dimulai, anak-anak terlebih dahulu berkumpul di Pos TNI untuk menerima makanan sehat yang disiapkan prajurit. Hal ini dilakukan karena sebagian anak datang dari jarak cukup jauh dan belum mendapat asupan yang cukup.
Selain itu, Satgas memberikan edukasi pola hidup sehat, mulai dari cara menyikat gigi yang benar, mencuci tangan, hingga membersihkan piring setelah makan. Pembiasaan ini diharapkan membentuk fondasi kesehatan yang kuat sejak dini.
Membangun Harapan di Pedalaman.
Program Rumah Pintar Tumbupur menjadi bukti komitmen Satgas Yonif 408/SBH dalam mengemban tugas kemanusiaan di pedalaman Papua. Dengan segala keterbatasan yang ada, kehadiran rumah belajar ini telah membangkitkan kembali semangat anak-anak untuk menuntut ilmu dan menatap masa depan yang lebih cerah.(Red/KD)