PEMATANGSIANTAR | Liputanresolusi.com
Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, melakukan kunjungan ke Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait persoalan lingkungan yang terjadi di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Herlina berdialog langsung dengan warga dan mendengarkan sejumlah keluhan, salah satunya mengenai persoalan banjir yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa kondisi saluran air menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Warga juga menduga salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya banjir berkaitan dengan aktivitas pembangunan perumahan oleh pengembang yang dinilai belum sepenuhnya memperhatikan dampak lingkungan di sekitar kawasan.
Namun, persoalan tersebut masih menjadi masukan dan keluhan warga yang perlu ditindaklanjuti melalui pengecekan serta pembahasan bersama pihak-pihak terkait.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menyampaikan akan memfasilitasi pertemuan antara pihak pengembang, masyarakat dan pemerintah setempat guna mencari solusi atas persoalan yang dikeluhkan warga.
“Untuk persoalan ini, nantinya akan kita pertemukan pihak developer, warga dan pemerintah setempat. Kita cari solusi bersama agar permasalahan yang terjadi dapat ditangani,” ujar Herlina.
Selain persoalan banjir, Herlina juga menyampaikan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya perbaikan saluran air dan jalan.
Menurutnya, kondisi drainase dan akses jalan yang baik merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan serta aktivitas masyarakat sehari-hari.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Lurah Sumber Jaya Sofyan, Ketua RT Amri serta sejumlah warga setempat, termasuk Harja.
Pemerintah setempat diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi lintas pihak, sehingga persoalan banjir, drainase maupun kondisi jalan di lingkungan warga dapat memperoleh penanganan secara bertahap.
(M.DHJ)