Labuhanbatu I Liputanresolusi.com – Di tengah hamparan kebun kelapa sawit, PT Socfindo Kebun Tanah Besih menggelar sosialisasi Best Management Practice (BMP) penanganan pasca panen bersama kelompok tani mitra, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum berbagi ilmu sekaligus mempererat rasa kebersamaan yang telah lama terbangun antara perusahaan dan para petani.
Tak hanya menghadirkan edukasi, Program Kemitraan yang dijalankan PT Socfindo Kebun Tanah Besih juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana produksi. Sebanyak 30 unit angkong dan 30 unit dodos diserahkan kepada petani mitra, disertai Alat Pelindung Diri (APD) berupa 30 pasang sepatu keselamatan, 30 helm, dan 30 kacamata pelindung. Sebagai bagian dari Group III di bawah kepemimpinan Groupman Irwan Saban, perusahaan berupaya memastikan petani dapat bekerja lebih produktif sekaligus aman dan nyaman di lapangan.
Askep PT Socfindo Kebun Tanah Besih, Junaidi Permana Putra, menuturkan bahwa kemitraan yang dijalankan perusahaan lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian untuk tumbuh bersama. Ia menegaskan, petani mitra memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan perusahaan.
“Bagi kami, kelompok tani mitra bukan sekadar mitra kerja. Mereka adalah bagian dari keluarga besar PT Socfindo. Kami ingin petani terus belajar dan berkembang, terutama dalam penanganan pasca panen, agar hasil kebun meningkat dan kesejahteraan petani benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan alat panen dan APD yang diberikan merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan petani yang setiap hari bekerja keras di kebun demi menghidupi keluarga.
“Harapan kami sederhana, petani bisa bekerja dengan lebih aman dan nyaman, hasil panen semakin baik, serta hubungan kemitraan antara kelompok tani dan PT Socfindo, khususnya Kebun Tanah Besih, terus terjaga secara harmonis dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Red