Dari Jalan Berlumpur hingga Susah Sinyal, Perjuangan Kepala Unit BRI Dorong UMKM Naik Kelas

Bagikan Berita

 

Labuhanbatu I Liputanresolusi.com – Jalan berlumpur saat hujan dan keterbatasan jaringan komunikasi tidak menyurutkan langkah M A Hasibuan dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala Unit BRI Sigambal, BO Rantau Prapat, Sumatera Utara.

 

Hampir dua tahun bertugas, Hasibuan merasakan langsung berbagai tantangan saat memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

 

Sebagai pemasar mikro BRI, Kepala Unit tidak hanya bertugas menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menjadi pendamping dan edukator bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha. Kehadiran mereka menjadi salah satu cara BRI memperluas akses layanan keuangan hingga ke berbagai wilayah.

 

Penempatan pertama Hasibuan berada di wilayah yang memiliki akses cukup sulit. Sejumlah ruas jalan belum sepenuhnya beraspal dan berubah menjadi berlumpur ketika diguyur hujan. Kondisi jaringan komunikasi yang terbatas juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Namun, berbagai keterbatasan tersebut justru menjadi motivasi bagi Hasibuan untuk tetap hadir di tengah masyarakat.

 

“Menjadi Kepala Unit BRI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat,” ujar Hasibuan kepada media, Kamis (27/8/2026).

 

Ia mengaku ingin menjadi penghubung bagi masyarakat yang membutuhkan akses permodalan untuk mengembangkan usaha.

 

“Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” katanya.

 

Menurut Hasibuan, membangun hubungan dengan nasabah tidak cukup hanya dengan memberikan layanan perbankan. Ia berupaya memahami kondisi usaha nasabah, mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan pendampingan sesuai kebutuhan.

 

Pendekatan tersebut turut mendorong sejumlah nasabah untuk mengembangkan usahanya. Sebagian di antaranya yang sebelumnya mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemudian mampu meningkatkan skala usaha hingga memperoleh pembiayaan komersial.

 

Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa akses pembiayaan yang dibarengi pendampingan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM.

 

Tidak hanya soal pembiayaan, Hasibuan juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital BRI, seperti BRImo, QRIS, hingga BRILink Agen.

 

Edukasi tersebut dilakukan agar masyarakat semakin mengenal layanan keuangan formal dan mampu memanfaatkannya secara aman, efisien, serta produktif untuk mendukung aktivitas usaha.

 

Branch Office Head BRI BO Rantau Prapat, Teuku Zulham, mengatakan Kepala Unit BRI merupakan salah satu ujung tombak dalam menjalankan misi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

 

“Kehadiran Kepala Unit BRI di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari strategi dalam membangun inklusi keuangan sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan,” jelasnya.

 

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memahami kebutuhan pelaku usaha sekaligus memastikan layanan dan pembiayaan BRI dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan ekonomi masyarakat.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page