Kondisi Jembatan Memprihatinkan, Warga Sidodadi Desa Lehan Lamtim Harapkan Perbaikan

Bagikan Berita

 

Lampung Timur | Liputanresolusi.com

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan dialami warga Dusun Sidodadi, Desa Lehan, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur. Jalan dan jembatan penghubung antar desa di wilayah tersebut kini mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna.

Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi licin dan berlumpur, sementara jembatan yang ada tampak semakin rapuh. Situasi ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena jembatan penghubung itu kini sudah tidak memiliki pagar pembatas di sisi kanan dan kiri. Minimnya fasilitas keselamatan tersebut membuat warga harus ekstra hati-hati agar terhindar dari kecelakaan.

Puluhan Tahun Tak Tersentuh Pembangunan

Salah seorang warga, WR (43), saat ditemui pada Sabtu (25/4/2026), mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai terbengkalai selama bertahun-tahun.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Lehan dengan Desa Sukadana Pasar, sekaligus menjadi jalur utama masyarakat menuju area pertanian. Namun, hingga kini belum pernah ada perbaikan yang signifikan.

“Sudah puluhan tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki. Kalau musim hujan, jalannya sangat licin dan becek. Apalagi kondisi jembatan yang sekarang sudah tidak memiliki pagar pengaman,” ujar WR.

Ia menambahkan, kondisi tersebut kerap menyebabkan warga terjatuh saat melintas, terutama ketika jalan dalam keadaan basah.

“Sudah sering masyarakat terpeleset. Kami harus sangat berhati-hati, apalagi saat malam hari. Kondisinya sangat berbahaya. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian,” tambahnya.

Hal senada disampaikan HR (37), warga setempat yang setiap hari menggunakan jalan tersebut untuk menuju lahan pertaniannya. Ia mengaku pernah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang licin.

“Saya pernah jatuh saat pulang dari sawah setelah hujan. Jalan sangat licin, ban motor selip, dan akhirnya terjatuh. Kondisi ini sangat membahayakan,” ungkapnya.

Mengingat peran penting jalan tersebut dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani, HR berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur maupun Pemerintah Provinsi segera memperbaiki jalan dan jembatan ini. Akses ini sangat penting bagi kami, terutama untuk mengangkut hasil panen. Kalau kondisinya seperti ini, tentu sangat menghambat perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page