Ketua Yayasan Socfindo Conservation Luluk Williams Hadir sebagai Pembicara dengan Topik “Preserving Nature with Socfindo Conservatio

Bagikan Berita

 

Medan I Liputanresolusi.com

PT Socfin Indonesia sukses menyelenggarakan SCOPEX 2026 (Socfindo Conference on Practical Application & Exhibition) pada 19–21 Mei 2026 di Hotel Adimulia Medan. Kegiatan perdana ini menjadi wadah kolaborasi, inovasi, serta berbagi pengetahuan dalam mendukung industri kelapa sawit berkelanjutan.

 

Acara tersebut dihadiri Surya bersama Darma Wijaya, serta diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, seperti Malaysia, Afrika, dan Belgia.

 

Dalam rangkaian kegiatan, Socfindo Conservation turut ambil bagian melalui seminar bertajuk Positive Impact to Oil Palm: From Sustainable Cultivation to Global Benefits. Ketua Yayasan Socfindo Conservation, Luluk Williams hadir sebagai pembicara dengan materi Preserving Nature with Socfindo Conservation yang mengangkat pentingnya harmoni antara produktivitas kelapa sawit dan pelestarian lingkungan.

 

Melalui pemaparannya, dijelaskan bahwa Socfindo Conservation merupakan bentuk nyata komitmen PT Socfin Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memberdayakan masyarakat melalui program konservasi dan ekonomi sirkular berbasis tanaman herbal.

 

Program yang berpusat di kawasan Bangun Bandar Estate tersebut kini telah mengoleksi lebih dari 1.500 spesies tanaman herbal dan TOGA yang berasal dari berbagai perkebunan di Aceh dan Sumatera Utara. Keberadaan koleksi tersebut tidak hanya menjadi sarana konservasi, tetapi juga edukasi serta pengembangan produk berbasis alam yang bernilai ekonomi.

 

Pada pameran SCOPEX 2026, Socfindo Conservation juga menampilkan beragam produk hasil pemberdayaan desa binaan bersama masyarakat dan UMKM lokal, mulai dari teh herbal, sabun natural, deodorant natural, body cream, jamu, mie sehat, hingga kombucha. Produk-produk tersebut menjadi bukti bahwa potensi alam dapat diolah menjadi produk inovatif yang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page