Sergai I Liputanresolusi.com – Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, mendapat dukungan dari PT Socfindo Kebun Bangun Bandar.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan Yayasan Taman Konservasi PT Socfindo terhadap BUMDes Rame Sumber Rezeki dalam mengembangkan Rumah Produksi KLINMart.
Rumah produksi yang berada di Dusun V, Desa Martebing, itu resmi beroperasi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Peresmian tersebut turut dirangkai dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim.
Rumah Produksi KLINMart dibangun atas inisiatif Ny. Luluk Williams selaku Ketua Yayasan Socfindo Conservasi. Kehadiran rumah produksi ini diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan usaha sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
BUMDes Rame Sumber Rezeki memproduksi sembilan jenis produk kebersihan rumah tangga dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Beberapa produk yang dihasilkan di antaranya sabun cuci piring, pembersih lantai, karbol, deterjen cair, pembersih serbaguna dan sabun cuci tangan.
Produk KLINMart tidak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga. Pemasarannya juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan perkantoran hingga lingkungan pabrik.
Menariknya, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar juga akan memanfaatkan produk-produk KLINMart untuk kebutuhan operasional perusahaan.
Pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, mengatakan pihaknya berharap usaha yang dikembangkan BUMDes tersebut dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap BUMDes Desa Martebing dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Martebing,” ujar Samuel saat dikonfirmasi media, Selasa (15/9/2026).
Sementara itu, Kepala Desa Martebing, Syamsul, mengapresiasi dukungan PT Socfindo terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa.
Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan masyarakat.
(Red)