PT Socfin Indonesia Latih Ibu PKK Olah Tempe, Wujud Pemberdayaan Masyarakat Desa

Bagikan Berita

 

Labuhanbatu I Liputanresolusi.com

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat, PT Socfin Indonesia kebun Negeri Lama menggelar pelatihan pembuatan tempe bagi ibu-ibu PKK Desa Negeri Lama Seberang dan Desa Perkebunan Negeri Lama, Selasa (12/5/2026).

 

Pelatihan yang berlangsung di aula lapangan tenis perusahaan itu dipandu langsung oleh Nyonya Principal Director PT Socfin Indonesia, Luluk Williams bersama jajaran manajemen perusahaan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ny. Hartaty Tarigan selaku Ny. General Manager, Teresa Enthoven selaku Nyonya Adviser Estate, Ny. Indun Mindiarna selaku Ny. Kabag Umum, dr. Michael Tamalate selaku dokter perusahaan, Ny. Indah Setyowati selaku Ny. Group Manager III, Group Manager III H. Irwan Saban, pengurus Negeri Lama Bobby Hercules, Askep, serta para karyawan perusahaan.

 

Dalam sambutannya, Luluk Williams menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program sosial perusahaan yang difokuskan pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Sebelum pelatihan dilaksanakan, rombongan perusahaan terlebih dahulu menyerahkan bantuan CSR berupa pembangunan ruang guru di sekolah dasar setempat. Selain itu, pihak perusahaan juga mengunjungi PAUD dan tempat penitipan anak (TPA) yang berada di lingkungan kebun.

 

“Socfindo memiliki 36 PAUD di 11 kebun dengan jumlah 956 murid dan 85 guru. Kami juga memiliki fasilitas tempat penitipan anak dengan sekitar 105 anak,” ungkap Luluk Williams.

 

Ia mengatakan, perusahaan ingin masyarakat mengetahui bahwa keberadaan Socfindo tidak hanya untuk kepentingan internal perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

 

“Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa Socfindo juga peduli terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam setempat, di antaranya perwakilan Polsek, Koramil, kepala desa, serta tokoh masyarakat.

 

Group Manager III, Irwan Saban menambahkan bahwa pelatihan pembuatan tempe diharapkan mampu meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun peluang usaha kecil.

 

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Ketua PKK Negeri Lama Seberang, Rinawati Nasution mengaku senang dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.

 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Cara pembuatannya mudah dipahami dan bisa dipraktikkan sendiri di rumah. Kami berterima kasih kepada Ibu Luluk dan seluruh staf atas ilmu yang diberikan,” ujarnya.

 

Hal serupa juga disampaikan Ketua PKK Perkebunan Negeri Lama, Sri Erlinda. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi ibu-ibu tentang pengolahan tempe menjadi berbagai jenis makanan.

 

“Pelatihannya bagus, mudah dipahami, dan menyenangkan. Kami jadi tahu cara membuat dan mengolah tempe. Terima kasih kepada Ibu Luluk dan perusahaan Socfindo atas kegiatan ini,” katanya.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page