Way Bungur, Lampung Timur | Liputanresolusi.com
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Timur untuk meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jembatan penyeberangan yang akan menghubungkan Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pemerintah pusat hadir secara langsung dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur di daerah.
Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri Dody menegaskan bahwa permasalahan yang dihadapi masyarakat tidak hanya sebatas ketiadaan jembatan, tetapi juga kondisi sungai yang mengalami pendangkalan serta penyempitan di bagian muara.
“Pemerintah harus hadir secara komprehensif. Ternyata masalahnya bukan hanya jembatan, tetapi juga badan sungai dan muaranya. Saya minta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Lampung untuk melakukan pengecekan hingga ke muara. Jika muara bermasalah, dangkal, atau dipenuhi sampah, maka harus dibersihkan dan dinormalisasi,” ujar Dody.
Ia menjelaskan, langkah penanganan akan dilakukan melalui pembersihan muara sungai, pembangunan tanggul penahan lumpur di sepanjang aliran sungai, serta normalisasi sungai guna memperlancar aliran air dan mencegah luapan ke permukiman warga.
“Kurang lebih sepanjang 60 kilometer akan kita tinjau. Jika muara dibersihkan dan tanggul dibangun, maka banjir tahunan bisa kita kurangi. Insyaallah ke depan aliran air akan lebih lancar,” tambahnya.
Sementara itu, untuk pembangunan jembatan penghubung antara Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto, Menteri PU memperkirakan waktu pengerjaan akan memakan waktu sekitar delapan bulan.
Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf Danang Setiaji, unsur Forkopimda, OPD terkait, Forkopimcam, serta masyarakat dari kedua desa.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PU atas perhatian serius terhadap keluhan masyarakat yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Ini adalah keluhan masyarakat yang sudah lama kami terima. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga diperlukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri yang bergerak cepat menindaklanjuti persoalan ini,” ujar Ela.
Bupati juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk mendukung penuh program strategis pemerintah pusat, termasuk dalam proses pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan dan tanggul.
“Kami siap mendukung penuh, termasuk dalam proses pembebasan lahan demi kelancaran pembangunan jembatan dan tanggul,” tegasnya.
Selain itu, Ela mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 600 pelajar di Desa Kali Pasir serta sekitar 1.200 kepala keluarga yang selama ini bergantung pada transportasi penyeberangan sungai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Khusus untuk siswa sekolah, kami akan menambah armada perahu penyeberangan agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan dengan aman sebelum jembatan selesai dibangun,” jelasnya.
Bupati Lampung Timur menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal program pembangunan infrastruktur demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran Menteri PU menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami optimistis pembangunan jembatan dan tanggul di Kecamatan Way Bungur akan membawa dampak besar bagi kemajuan Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto,” pungkasnya.
(Red)