Labuhanbatu | Liputanresolusi.com
Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Susyani, SKM., MKM kini tengah menjadi sorotan.
Pasalnya, ia diviralkan oleh anggota puskesmasnya sendiri karena diduga minim komunikasi dengan sesama tenaga kesehatan.
Tak berhenti di situ, Susyani juga diduga melakukan sejumlah perbuatan tidak terpuji, salah satunya terkait dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Puskesmas Tanjung Haloban. Pernyataan itu dikutip dari video viral yang beredar di media sosial.
Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu tidak tinggal diam. Inspektur Kabupaten Labuhanbatu, Ahlan Teruna Ritonga,S,H membenarkan telah memulai pemeriksaan.
“Ya, ini mulai proses awal, kami akan melengkapi datanya terkait video yang viral di media sosial terkait dugaan pungli, kemungkinan kami yang akan datang ke Puskesmas tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (1/8/2026).
Warga menyebut, tindakan yang diduga dilakukan Kapus Tanjung Haloban ini telah mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan slogan “Cerdas Bersinar”.
Slogan tersebut harus benar-benar dijaga karena membawa harapan besar untuk mengubah Kabupaten Labuhanbatu ke arah yang lebih baik. Hal itu merupakan cita-cita Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.KM.
Saat ini, Bupati Labuhanbatu tetap berupaya dengan bekerja keras untuk kemajuan daerah. Seharusnya Kapus turut membantu dengan menjaga kepercayaan publik bukan malah sebaliknya yang diduga telah mencederai kepercayaan tersebut.
“Kami meminta kepada Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.KM agar segera mengevaluasi dan mencopot yang bersangkutan. Karena sudah tidak layak lagi memimpin,” kata salah seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (1/8/2026).
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M. saat di konfirmasi lewat pesan mengatakan.
“ Kita sdh lakukan koordinasi dengan inspektorat, prosedurnya kami serahkan ke inspektorat. Dan hasilnya juga kami nunggu hasil rekomendasi inspektorat sesuai dengan ketentuan dan peraturan yg berlaku,” ujarnya Sabtu 1/8/2026.
Sedangkan Kapus Tanjung Haloban, Susyani, SKM., MKM belum dapat terkonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait pemeriksaan Inspektorat.
Warga dan tenaga kesehatan berharap Pemkab Labuhanbatu segera mengambil langkah tegas. Tujuannya agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung Haloban kembali kondusif dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. (IP/09)