Labuhanbatu I Liputanresolusi.com
Universitas Labuhanbatu kembali mencetak ratusan lulusan baru melalui prosesi Wisuda Angkatan XXIX dan Pascasarjana VII yang digelar di Aula Dr. H. Khairullah Nasution, M.B.A, Kampus ULB, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (23/5/2026).
Sebanyak 628 wisudawan resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan yang dihadiri civitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Rektor ULB, Ade Parlaungan Nasution menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini harus memiliki kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan global dan perubahan zaman.
Menurutnya, kondisi dunia yang tidak menentu harus menjadi pelajaran bagi mahasiswa agar tidak mudah panik dalam menghadapi situasi sulit.
“Tahun 2026 ini kita harus me-reset pola pikir. Banyak kejadian besar terjadi, mulai dari konflik internasional hingga dampaknya terhadap ekonomi. Ditambah lagi peristiwa listrik padam yang membuat masyarakat panik. Mahasiswa jangan menjadi pribadi yang mudah panik, tetapi harus mampu menyesuaikan diri dengan keadaan,” ujarnya.
Ia mengatakan, para wisudawan harus siap bersaing di dunia kerja sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
“Adik-adik harus siap berjuang di luar sana, memenangkan persaingan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengingatkan pentingnya restu orang tua dalam perjalanan hidup dan karier seseorang.
“Langkah pertama setelah wisuda adalah meminta restu orang tua. Saya percaya dan sudah membuktikan sendiri bahwa restu orang tua adalah kekuatan utama,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan pendidikan tinggi di Labuhanbatu. Menurutnya, keberadaan sejumlah perguruan tinggi menjadi indikator kemajuan daerah di bidang pendidikan.
Ketua Yayasan ULB, Halomoan Nasution menyebut peningkatan jumlah wisudawan menjadi bukti bahwa ULB terus berkembang dan mendapat kepercayaan masyarakat.
“Jagalah nama baik almamater dan diri sendiri. Terus berkarya dan jangan berhenti mencari informasi, karena informasi adalah jendela dunia,” pesannya kepada para alumni.
Ia juga mengapresiasi para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada ULB.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dari 13 program studi yang ada, 10 di antaranya sudah terakreditasi Baik Sekali dan sisanya terus ditingkatkan,” jelasnya.
Selain peningkatan kualitas akademik, ULB juga terus membangun fasilitas kampus. Saat ini, pembangunan gedung Fakultas Hukum tiga lantai tengah berlangsung.
“Target kami pada 2027 nanti tidak ada lagi gedung satu lantai di lingkungan ULB,” katanya.
Mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Ahmad Subhan mengingatkan para lulusan agar memiliki loyalitas dan komitmen tinggi dalam bekerja.
“Orang yang memiliki komitmen organisasi biasanya rela bekerja lebih, mampu bekerja sama dalam tim, dan mengesampingkan kepentingan pribadi demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi perkembangan ULB yang dinilai terus menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun.
Sementara itu, salah satu orang tua wisudawan, Purwadi mengaku bangga karena ketiga anaknya menempuh pendidikan di ULB.
Menurutnya, kualitas pendidikan di ULB tidak kalah dengan perguruan tinggi di luar daerah, namun dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Kalau jurusannya sama, kenapa harus jauh-jauh kuliah ke luar daerah? Di ULB biaya kuliah lebih ringan dan bisa dicicil. Ini sangat membantu masyarakat,” tuturnya.
Adapun jumlah wisudawan yang dikukuhkan terdiri dari:
* Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 77 orang
* Fakultas Sains dan Teknologi: 148 orang
* Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 208 orang
* Fakultas Hukum: 123 orang
* Pascasarjana: 72 orang.
(Red)