Polres Labuhanbatu Dukung Tutupnya Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

Bagikan Berita

Liputanresolusi.com| Labuhanbatu

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., menanggapi permohonan para tokoh agama dan ormas Islam terkait penutupan tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadhan. Kapolres Labuhanbatu informasinya mendukung penuh penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh agama sekaligus ketua DMI Labuhanbatu, DR.H. Rendi Fitra Yana, Lc.MH.I, pada kegiatan yang silaturahim agenda perwujudan kondisifitas selama bulan Ramadhan oleh Polres Labuhanbatu. Dihadiri langsung Wakapolres Labuhanbatu, beserta jajarannya dan beberapa tokoh agama dan pimpinan ormas Islam, dilaksanakan di Mapolres Labuhanbatu, Jl. SM. Raja, Nomor. 01, Rantauprapat, Kecamatan Rantau Utara, kabupaten Labuhanbatu. Sekitar pukul. 14.00 WIB sampai dengan selesai. (Senin, 14/02/2026).

DR.H. Rendi Fitra Yana, Lc.MH.I, yang akrab disapa ustadz Rendi menyampaikan permohonan para tokoh dan ormas islam pada kegiatan yang diinisiasi Polres Labuhanbatu tersebut, dan ditanggapi positif oleh Kapolres Labuhanbatu.

Melalui grup whatsapp Al Uois, ustadz Rendi juga menyampaikan kabar gembira tersebut kepada para ormas Islam yang tergabung.

“Izin asatidz dan kawan-kawan, aspirasi sudah saya sampaikan terkait tempat hiburan malam, balap liar, mercon, rumah makan disiang hari dan lain-lain. Sudah disepakati (Polres Labuhanbatu), yg tidak punya izin ditutup, kalau yg ada izin jam operasional dibatasi, kalau melanggar akan ditindak tegas”. Jelas Ustadz Rendi.

Dukungan juga diperoleh dari ketua MUI Labuhanbatu, FKUB Labuhanbatu, Alwasliyah Labuhanbatu, NU Labuhanbatu, Muhammadiyah Labuhanbatu dan ormas-ormas Islam lainnya, sampai Kakan Kemenag Labuhanbatu.

Terkait informasi tersebut, pihak media mencoba melalukan konfirmasi dengan Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu, AKP. Rubenta Tarigan Sibero, SH., melalui via whatsapp.

“Selama Ramadhan, ditutup bang”. Jawab Rubenta.

Namun sebagian masyatakat meminta tempat hiburan malam tersebut, tutup bukan hanya saat bulan Ramadhan.

TAK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page