ULB Terus Berbenah, 446 Lulusan Diwisuda dan Sejumlah Fasilitas Baru Disiapkan

Bagikan Berita

 

Labuhanbatu I Liputanresolusi.com – Sebanyak 446 mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB) resmi menyandang gelar akademik setelah mengikuti prosesi Wisuda Sarjana ke-XXX dan Pascasarjana ke-VIII Tahun 2026, Sabtu (12/9/2026).

 

Prosesi wisuda yang berlangsung di kampus ULB tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan perjalanan pendidikan di perguruan tinggi.

 

Wisuda ini juga menjadi prosesi kedua yang digelar ULB sepanjang tahun 2026.

 

Rektor ULB, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., mengatakan pihaknya terus berupaya mengembangkan perguruan tinggi, tidak hanya melalui peningkatan kualitas akademik, tetapi juga dengan membuka program studi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Salah satu program studi baru yang kini dikembangkan adalah Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) jenjang S1.

 

Program tersebut dibuka sebagai upaya menjawab kebutuhan tenaga pendidik, khususnya guru olahraga.

 

“Tahun ini telah keluar Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1. Ini untuk memenuhi kebutuhan akan guru-guru olahraga,” kata Ade.

 

Menurutnya, kehadiran program studi baru tersebut harus diikuti dengan kesiapan fasilitas pendukung. Karena itu, ULB mulai mempersiapkan pembangunan berbagai sarana olahraga untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.

 

Ade menyebut respons masyarakat terhadap Program Studi PKO cukup tinggi. Hingga saat ini, hampir 50 orang telah menunjukkan minat terhadap program tersebut.

 

“Ketika membuka PKO, kita harus menyiapkan lapangan tenis, kolam renang, dan fasilitas lainnya. Ini akan kami bangun. Alhamdulillah, minat masyarakat sangat tinggi, hampir 50 orang,” ujarnya.

 

Selain program sarjana, ULB juga terus melakukan penguatan terhadap pendidikan pascasarjana. Program Magister Hukum disebut telah berjalan dengan baik, sementara Program Magister Pendidikan terus didorong untuk mencapai predikat unggul.

 

Di hadapan ratusan wisudawan, Ade mengingatkan bahwa gelar akademik bukan satu-satunya bekal untuk menghadapi dunia kerja.

 

Menurutnya, kemampuan akademik harus diimbangi dengan kemampuan berkomunikasi, membangun relasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

 

“Soft skill harus kita kuasai. Kemampuan berbicara dan berkomunikasi harus dikuasai. Kemampuan bersilaturahmi juga sangat penting,” tegasnya.

 

Ia menggambarkan dunia setelah kampus sebagai lingkungan yang penuh tantangan. Karena itu, lulusan diminta mempersiapkan diri dengan kemampuan yang lebih luas.

 

“Di luar sana kelihatannya tenang, tetapi sebenarnya kejam. Karena itu, harus ditambah soft skill,” katanya.

 

Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu, Halomoan Nasution, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan.

 

Menurutnya, keberhasilan wisudawan tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama orang tua yang telah memberikan doa, tenaga dan pengorbanan selama anak-anak mereka menjalani pendidikan.

 

“Atas nama yayasan, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini merupakan hari yang membanggakan karena telah melewati satu tahapan penting dalam pendidikan,” ujarnya.

 

Halomoan juga menyampaikan sejumlah capaian ULB berdasarkan pemeringkatan yang disebutnya berasal dari Webometrics 2026.

 

ULB, kata dia, berada di peringkat 156 dari 3.695 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Sementara pada tingkat dunia, ULB berada di posisi 3.385 dari sekitar 32 ribu universitas.

 

ULB juga disebut berada pada peringkat 2.307 dalam kategori kampus berdampak.

 

“Yang paling membanggakan, ULB berada di peringkat kelima perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatera Utara. Kalau tiga perguruan tinggi negeri yang berada di atas kita, yakni USU, Unimed dan UIN, turut dihitung, maka posisi ULB berada di peringkat kedelapan,” jelas Halomoan.

 

Untuk mendukung perkembangan kampus, ULB kini mempersiapkan pembangunan gedung Fakultas Hukum beserta laboratorium.

 

Sejumlah fasilitas olahraga juga direncanakan dibangun, mulai dari lapangan sepak bola mini, kolam renang hingga lapangan tenis.

 

Pembangunan berbagai fasilitas tersebut ditargetkan dapat direalisasikan hingga akhir 2026.

 

Halomoan mengatakan fasilitas tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kepentingan mahasiswa, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Selama ini, ULB juga rutin menggelar kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat, seperti turnamen sepak bola antarpelajar SLTA dan pertandingan bola voli.

 

ULB juga memberikan perhatian terhadap generasi muda melalui program beasiswa.

 

Salah satunya beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an. Calon penerima yang memiliki hafalan minimal 15 juz berkesempatan memperoleh pendidikan gratis hingga tamat, dengan tetap mengikuti ketentuan dan proses seleksi yang berlaku di ULB.

 

Selain itu, ULB juga membuka peluang pendidikan bagi anak-anak muda yang mengharumkan nama Labuhanbatu melalui prestasi.

 

“Kepada anak-anak muda yang membawa nama Labuhanbatu, akan kita gratiskan sampai tamat, sesuai dengan amanah pendiri ULB, almarhum,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, menyampaikan ucapan selamat atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kepada seluruh wisudawan.

 

Ia mengatakan keberhasilan memperoleh gelar akademik merupakan hasil dari perjalanan panjang yang diwarnai ketekunan, disiplin dan pengorbanan.

 

“Di balik toga dan ijazah yang diraih hari ini, ada perjuangan panjang. Ada bimbingan dosen, dukungan sahabat, serta doa dan pengorbanan luar biasa dari orang tua beserta keluarga. Kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan kita bersama,” kata Abdi.

 

Namun, menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan. Justru setelah meninggalkan kampus, para lulusan akan menghadapi tanggung jawab dan tantangan yang lebih besar.

 

Ilmu yang diperoleh selama kuliah diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diwujudkan melalui karya, pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Abdi juga menitipkan empat pesan kepada para lulusan, yakni menjaga integritas, belajar sepanjang hayat, menciptakan peluang dan berkontribusi untuk daerah.

 

Ia turut memberikan apresiasi kepada ULB yang dinilai telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Labuhanbatu.

(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page